Ingin hitam itu kembali

Duduk dalam sisi kanan
Dituntun cahaya jalanan
Satu per satu hitam itu mendekat
Hitam kali ini tak sendiri,
dia datang bersama tetesan hujan dan bising sekitar
Bukan lagi hitam yang damai,
dimana tawa menggantikan bising,
dimana senyuman menggantikan lelah
Hitam itu kini telah berubah
hitam kini hanyalah hitam,
hitam yang penuh dengan keluhan,
hitam yang penuh dengan kesibukan dan rencana esok

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s